Iklan

Jumat, Mei 22, 2026, 8:25:00 PM WIB
Last Updated 2026-05-22T12:25:54Z
berita utamaMinut

Bupati Joune Ganda Hadiri Penutupan Bimtek Penguatan Literasi Dan Numerasi Bagi Guru Dan Tenaga Pendidikan

Advertisement
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda bersama Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut, menghadiri penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi bagi guru dan tenaga kependidikan. Jumat (22/5/26). 

Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, mengatakan peningkatan kapasitas guru dalam literasi dan numerasi merupakan pondasi penting bagi peningkatan mutu pendidikan. 

“Tujuan bimbingan teknis ini sangat jelas, yaitu meningkatkan kualitas kemampuan para guru, terutama dalam konsep literasi dan numerasi. Ini sangat mendasar karena menyangkut cara berpikir, berpikir kritis, melihat persoalan secara tepat, termasuk membaca tantangan dan peluang,” ujar Bupati Bupati Joune Ganda juga memberikan apresisasi kepada BPMP Sulut yang dinilai memberikan dukungan nyata kepada pemerintah daerah dalam penguatan kompetensi tenaga pendidik. 

"Ini menjadi poin tersendiri bagi para guru karena pelatihan seperti ini akan memberikan manfaat langsung ketika kembali ke sekolah masing-masing,” 

Pada kesempatan yang sama kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, menegaskan indikator literasi dan numerasi dalam rapor pendidikan masih berada di bawah target sehingga diperlukan intervensi yang langsung menyentuh kompetensi guru. 

“Di dalam rapor pendidikan wilayah terdapat angka literasi dan numerasi yang perlu ditingkatkan. Kegiatan ini langsung menjawab tindakan apa yang harus dilakukan untuk memperbaiki capaian tersebut,” kata Febry. 

Tetapi Febry berkeyakinan bahwa dampak dari kegiatan tersebut akan terlihat pada peningkatan hasil pendidikan di Minahasa Utara. “Dengan kegiatan ini saya pastikan nilai literasi dan numerasi Minahasa Utara akan naik,” ujar Febry. 

Menurut Febry, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya ditentukan oleh BPMP, tetapi juga kolaborasi tiga pihak utama, yakni pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, serta partisipasi aktif kepala sekolah dan guru.(***)

865 dilihat