Advertisement
![]() |
| Foto:Ist |
MANADO — Sejumlah organisasi kepemudaan di Sulawesi Utara, termasuk Brigade Permesta Sulut dan Benteng Nusantara, menyampaikan sikap tegas terkait dugaan adanya tindakan kekerasan dalam aksi unjuk rasa pedagang Pasar Bersehati di Manado.
Dalam pernyataan bersama, kedua organisasi tersebut mengecam segala bentuk kekerasan yang terjadi di tengah aksi penyampaian aspirasi. Mereka menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum, namun harus tetap dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku dan tanpa tindakan anarkis.
Brigade Permesta Sulut menilai bahwa insiden yang terjadi perlu menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan secara transparan dan objektif. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat serta menjaga kondusivitas daerah.
Sementara itu, Benteng Nusantara menegaskan dukungannya terhadap upaya penegakan hukum yang adil, termasuk dalam menyikapi dinamika yang terjadi antara pedagang dan pihak terkait pengelolaan PD Pasar Manado. Mereka juga mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan.
Kedua organisasi tersebut berharap agar pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera memfasilitasi ruang komunikasi yang lebih baik dengan para pedagang, sehingga permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara damai dan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.
Hingga saat ini, situasi di Pasar Bersehati dilaporkan telah kembali kondusif, sementara aparat masih melakukan pendalaman terkait dugaan insiden yang terjadi dalam aksi tersebut.(**)
865 dilihat

