Iklan

Haryadi
Minggu, Agustus 16, 2026, 4:45:00 PM WIB
Last Updated 2026-08-16T08:45:00Z
berita utamamanado

Kemerdekaan RI ke-81, Hi. Salahuddin Ganggong: Toleransi dan Kerukunan Adalah Kekuatan Kota Manado

Advertisement

Hi. Salahuddin Ganggong

MANADO
— Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026 tidak hanya dimaknai sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Manado, Hi. Salahuddin Ganggong, yang menilai kehidupan masyarakat Kota Manado selama ini telah menunjukkan wajah kerukunan yang patut dipertahankan dan diperkuat.


Menurutnya, keberagaman agama, suku, budaya dan latar belakang masyarakat bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang membuat Manado memiliki karakter sebagai kota yang terbuka, toleran dan mampu hidup berdampingan secara harmonis.


“Kemerdekaan bukan hanya terbebas dari penjajahan, tetapi bagaimana kita sebagai masyarakat mampu menjaga persatuan, saling menghormati dan memberikan ruang bagi setiap orang untuk menjalankan keyakinannya dengan aman dan nyaman,” ujar Salahuddin.


Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih, tema nasional HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, menurutnya memiliki makna yang sangat luas, termasuk bagaimana membangun masyarakat yang adil, sejahtera dan tetap bersatu dalam keberagaman.


Salahuddin menilai kedaulatan rakyat tidak hanya berkaitan dengan aspek pemerintahan dan politik, tetapi juga tercermin dari kemampuan masyarakat menjaga persaudaraan serta menyelesaikan berbagai perbedaan melalui dialog dan sikap saling menghormati.


“Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur harus dibangun bersama. Tidak boleh ada kelompok yang merasa paling benar sendiri. Kita berbeda agama, berbeda suku dan budaya, tetapi kita tetap satu sebagai warga Indonesia,” katanya.


Khusus Kota Manado, Salahuddin menyebut kerukunan antarumat beragama yang telah terbina selama ini merupakan modal sosial yang sangat berharga.


Menurutnya, kehidupan masyarakat yang dapat menjalankan aktivitas keagamaan masing-masing dengan penuh penghormatan merupakan salah satu kekuatan Manado yang harus dijaga bersama, bukan hanya oleh pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat.


Ia mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda serta seluruh warga Kota Manado untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat merusak persaudaraan.


“Jangan karena perbedaan pilihan, perbedaan pandangan atau perbedaan keyakinan kemudian kita saling menjauh. Justru perbedaan itu harus menjadi alasan bagi kita untuk semakin memperkuat komunikasi dan persaudaraan,” tegasnya.


Ketua KKSS Kota Manado itu juga mengingatkan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakatnya menjaga keamanan, kenyamanan dan keharmonisan sosial.


Karena itu, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali semangat gotong royong dan persatuan.


“Kalau kerukunan terjaga, masyarakat nyaman, investasi dan pembangunan juga akan berjalan. Jadi toleransi bukan hanya nilai sosial, tetapi juga kekuatan untuk mendorong kemajuan Kota Manado,” ujarnya.


Ia berharap semangat kemerdekaan tahun ini dapat melahirkan optimisme baru bagi masyarakat Manado untuk bersama-sama membangun kota yang semakin maju, adil dan sejahtera tanpa meninggalkan karakter kerukunan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.


“Mari kita rawat Manado sebagai rumah bersama. Berbeda keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk bersaudara. Kemerdekaan harus kita isi dengan persatuan, toleransi, gotong royong dan kerja nyata untuk kesejahteraan bersama,” pungkas Salahuddin.(ayi*)


865 dilihat