Iklan

Haryadi
Jumat, Oktober 09, 2026, 7:14:00 AM WIB
Last Updated 2026-10-08T23:28:27Z
Manado

Lapor Zulhas, PAN Minut Ungkap Dukungan Joune Ganda untuk Kampung Nelayan 2026

Advertisement

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Ketua PAN Minut Husen Tuahuns disela-sela acara peresmian Kantor DPW PAN Sulawesi Utara


MANADO — Momentum kehadiran Ketua Umum PAN Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan dimanfaatkan Ketua PAN Minahasa Utara Husen Tuahuns, S.H., untuk melaporkan perkembangan program Kampung Nelayan Merah Putih di desa Kema III dan Bulutui yang masuk penganggaran 2026.


Dalam laporanya di sela-sela agenda peresmian Kantor DPW PAN Sulawesi Utara, Tuahuns menilai dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam hal ini Bupati Dr. Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., ME menjadi faktor penting dalam mendorong realisasi program Kampung Nelayan Merah Putih di daerah tersebut.


Tuahuns menyebut Bupati Minahasa Utara memberikan dukungan sangat konkret melalui sinergi anggaran untuk menunjang pembangunan akses menuju kawasan kampung nelayan.


Buktinya, salah satu kawasan yang mulai bergerak ialah Desa Kema III, Kecamatan Kema. Sejumlah pekerjaan pendukung telah memasuki tahap pelaksanaan, termasuk pengukuran draft air laut untuk pembangunan JT serta infrastruktur penunjang lainnya.


Lebih jauh, ia mengatanan bahwa dukungan pemerintah daerah tersebut turut memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai salah satu daerah penerima program Kampung Nelayan Merah Putih dalam jumlah signifikan.


“Peran Bupati sangat besar. Minahasa Utara mendapat jatah lima kawasan Kampung Nelayan Merah Putih,” kata Tuahuns yang juga mantan anggota DPRD Minut dan DPRD Sulut.


Nah, dari lima kawasan tersebut, Tuahuns merinci bahwa dua lokasi yakni Desa Kema III dan Desa Bulutui masuk dalam rencana pembangunan Tahun Anggaran 2026.


Sementara tiga kawasan lainnya, yakni Desa Kampung Ambon, Desa Gangga, dan Desa Kahuku, direncanakan masuk dalam pembangunan Tahun Anggaran 2027.


Ia mengatakan, PAN Minahasa Utara akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat pesisir.


“Kita ingin program ini berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Gerak cepat untuk membantu rakyat harus diwujudkan melalui program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat,” ujar Aba, pria berkumis yang juga di juluki sang Destroyer.


Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga meminta segenap jajaran kader pengurus dan simpatisan PAN Minahasa Utara menjaga komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Jika terdapat kebutuhan atau persoalan yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, hal tersebut diminta untuk dikomunikasikan secara langsung.


Lebih jauh, bagi PAN Minahasa Utara, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak semata berkaitan dengan pembangunan fisik. 


"Program diharapkan akan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, memperbaiki akses kawasan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan nelayan drngan semangat Gerak Cepat Bantu Rakyat," pungkas Tuahuns yang kenal sebagai aktivis 98".(ayi)





865 dilihat