Putra Kawanua Pimpin Kuliah Umum di Unsrat, Mayjen TNI Rano Tilaar Kupas Geopolitik dan Tantangan Generasi Muda

Foto:Ist
MANADO – Mahasiswa Unsrat sukses mendapatkan wawasan langsung dari seorang tokoh nasional asal Sulawesi Utara yang kini memegang peran strategis dalam mencetak calon-calon pemimpin TNI masa depan.
Pasalnya, Civitas akademika Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mendapat kesempatan istimewa dengan kehadiran Gubernur Akademi Militer (Akmil), Mayjen TNI Rano Tilaar, dalam kuliah umum bertema “Dinamika Pembinaan Generasi Muda Indonesia” yang digelar di Auditorium Unsrat, Jumat (13/6/2026).
Kehadiran Mayjen TNI Rano Tilaar menjadi perhatian tersendiri. Selain menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer, ia juga merupakan putra asli Sulawesi Utara yang berhasil menorehkan karier gemilang di lingkungan TNI Angkatan Darat hingga menduduki posisi strategis di lembaga pendidikan militer tertinggi di Indonesia.
Kuliah umum tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng. Turut hadir Ketua Majelis Keluarga Besar Permesta, Philips Pantouw, serta jajaran akademisi, dosen, dan ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Dalam pemaparannya, Mayjen TNI Rano Tilaar mengulas berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia di tengah perubahan global yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga dinamika politik internasional menuntut generasi muda untuk memiliki daya saing, karakter kuat, serta wawasan kebangsaan yang kokoh.
Tak hanya membahas aspek pembinaan karakter, Gubernur Akmil juga menyoroti sejumlah isu geopolitik yang saat ini menjadi perhatian dunia. Ia menjelaskan bagaimana rivalitas kekuatan global, konflik di berbagai kawasan, hingga persaingan ekonomi dan teknologi antarnegara dapat berdampak terhadap stabilitas dunia, termasuk Indonesia.
Mahasiswa diajak untuk memahami bahwa perkembangan geopolitik bukan sekadar isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari, melainkan faktor yang turut memengaruhi ketahanan nasional, ekonomi, pendidikan, hingga peluang kerja di masa depan.
"Generasi muda harus mampu membaca perubahan zaman, memahami perkembangan dunia, namun tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan dan jati diri bangsa Indonesia," tegasnya di hadapan peserta kuliah umum.
Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait peran generasi muda dalam menghadapi tantangan global serta bagaimana mempersiapkan diri menghadapi era kompetisi internasional yang semakin ketat.(eka saputera)
0 Response to "Putra Kawanua Pimpin Kuliah Umum di Unsrat, Mayjen TNI Rano Tilaar Kupas Geopolitik dan Tantangan Generasi Muda"
Posting Komentar