-->

Lingkungan Terancam, PETI Tumalinting-Gunung Bota Tak Kunjung Redup, Yobel hingga Kifly Cs Bebas Beraktivitas

Lingkungan Terancam, PETI Tumalinting-Gunung Bota Tak Kunjung Redup, Yobel hingga Kifly Cs Bebas Beraktivitas

Foto:Ist

MITRA
– Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang mencam kelestarian lingkungan diduga masih berlangsung di kawasan Tumalinting, Gunung Bota, Alason hingga sekitar Kebun Raya kembali memicu sorotan publik. 


Padahal, pemerintah pusat dan daerah telah menyatakan komitmen tegas untuk memberantas praktik pertambangan ilegal yang merusak lingkungan.


Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, sejumlah nama yang dilaporkan terkait dugaan aktivitas PETI tersebut antara lain YL alias Yobel, SA alias Inggi, SM alias Steven, ZS alias Zainl dan KS Kifly. 


Hingga kini, masyarakat masih menanti perkembangan penanganan laporan yang disebut telah disampaikan kepada aparat penegak hukum.


Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah publik. Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan penindakan terhadap berbagai aktivitas ilegal yang merugikan negara dan merusak lingkungan. Komitmen serupa juga disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling yang menegaskan pentingnya penertiban tambang tanpa izin di wilayah Sulut.


Dari perspektif lingkungan, PETI bukan sekadar persoalan hukum. Aktivitas tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan tutupan hutan, pencemaran sungai, degradasi lahan, serta meningkatkan risiko bencana ekologis bagi masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi tambang.


Masyarakat kini menanti langkah nyata aparat penegak hukum untuk memastikan seluruh laporan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Penegakan hukum yang konsisten dinilai menjadi ujian penting bagi komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan aturan pertambangan.


Sampai berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang disebut dalam laporan maupun aparat terkait masih terbuka untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan guna menjaga keseimbangan informasi.(**)

0 Response to "Lingkungan Terancam, PETI Tumalinting-Gunung Bota Tak Kunjung Redup, Yobel hingga Kifly Cs Bebas Beraktivitas "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel