Christ Meity Ponto Pimpin PAN Sangihe, Perkuat Konsolidasi Politik di Wilayah Perbatasan RI
![]() |
| Christ Meity Ponto |
SANGIHE -- Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi memasuki babak baru kepemimpinan yang kini dinahkodai Christ Meity Ponto.,SE sosok srikandi muda yang dipercaya memimpin konsolidasi partai di wilayah perbatasan utara Sulawesi.
Penunjukan Meity Ponto sebagai Ketua DPD PAN Sangihe tidak sekadar bersifat struktural, melainkan strategis. Dukungan langsung dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, yang juga menjabat Menteri Koordinator Pangan RI, menjadi sinyal kuat bahwa DPP PAN menaruh perhatian serius terhadap peran politik PAN di daerah kepulauan dan perbatasan.
Kepercayaan tersebut juga diperkuat oleh Ketua DPW PAN Sulawesi Utara Ashabul Kahfi, yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.
bersama jajaran pengurus wilayah, yang memberikan mandat kepada Meity untuk melakukan rekonstruksi organisasi hingga ke tingkat anak ranting.
Dalam pernyataannya, Meity menegaskan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan fungsi partai sebagai instrumen pelayanan publik, bukan sekadar kendaraan elektoral.
“Politik harus ditempatkan sebagai sarana untuk mencapai kebaikan bersama. Bukan arena ego sektoral, tetapi ruang kolektif untuk mengelola kekuasaan secara adil dan berpihak pada rakyat,” tegas Meity.
Langkah awal yang akan ditempuh adalah konsolidasi internal serta membangun komunikasi politik yang sehat dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Bagi Meity, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dibebankan hanya kepada bupati dan birokrasi, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan, termasuk partai politik.
Secara strategis, Meity juga memanfaatkan posisi PAN di tingkat nasional untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah.
Dalam waktu dekat, delegasi DPD PAN se-Sulawesi Utara dijadwalkan bertemu DPP PAN di Jakarta, dan Meity memastikan momentum tersebut akan digunakan untuk mengawal program-program yang relevan bagi kepentingan Sangihe.
Salah satu sektor prioritas yang menjadi perhatian khusus adalah sektor kelautan dan perikanan. Meity menilai potensi nelayan di Sangihe harus didorong melalui kebijakan yang terintegrasi, apalagi Kementerian Kelautan dan Perikanan saat ini dipimpin oleh Sakti Wahyu Trenggono, yang juga merupakan kader PAN.
“Sektor nelayan bukan hanya soal ekonomi, tapi soal kedaulatan wilayah. Sangihe adalah daerah perbatasan, dan nelayan adalah garda terdepan negara,” ujar Meity.
Dengan posisi tersebut, Meity berharap PAN dapat tampil sebagai mitra strategis yang kritis bagi pemerintah daerah, bukan oposisi yang destruktif, tetapi juga bukan sekadar pengikut kekuasaan. Ia menegaskan bahwa PAN harus hadir sebagai partai penyeimbang yang rasional, solutif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Meity menyampaikan apresiasi kepada DPP PAN serta masyarakat Nusa Utara atas kepercayaan yang diberikan. Baginya, kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan amanah politik untuk memastikan partai benar-benar menjadi jembatan antara negara dan rakyat.(ayi)

0 Response to "Christ Meity Ponto Pimpin PAN Sangihe, Perkuat Konsolidasi Politik di Wilayah Perbatasan RI"
Posting Komentar