Siswa SMAN 9 Manado Didorong Jadi Agen Perubahan Lewat Edukasi Anti Kekerasan

Foto:Ist
MANADO — Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari praktik kekerasan terus diperkuat oleh SMA Negeri 9 Manado melalui pendekatan edukatif yang menempatkan siswa sebagai aktor utama. Hal ini tercermin dalam keikutsertaan puluhan pelajar dalam kegiatan sosialisasi anti-kekerasan bersama Ikatan Duta Anti Kekerasan Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi forum penyampaian materi, melainkan dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mendorong kesadaran kritis siswa terhadap berbagai bentuk kekerasan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun sosial. Mulai dari kekerasan verbal, perundungan (bullying), hingga tekanan psikologis menjadi bagian dari pembahasan yang dikupas secara interaktif.
Pihak sekolah menegaskan bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan. Lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman bagi setiap peserta didik untuk tumbuh tanpa rasa takut, sekaligus membangun empati dan sikap saling menghargai.
Dalam sesi pemaparan, para duta anti-kekerasan menekankan pentingnya keberanian untuk bersikap dan tidak diam terhadap tindakan yang merugikan orang lain. Mereka mengajak siswa untuk tidak menjadi penonton, melainkan berperan aktif dalam mencegah serta melaporkan segala bentuk kekerasan yang terjadi di sekitar mereka.
Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini juga dinilai relevan dengan dunia remaja, di mana komunikasi dilakukan secara setara melalui metode peer education. Dengan demikian, pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan dipahami oleh siswa karena datang dari figur yang dekat dengan pengalaman mereka sehari-hari.
Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ini menjadi indikator bahwa kesadaran akan pentingnya lingkungan sekolah yang aman mulai tumbuh. Tidak hanya sebagai penerima edukasi, siswa juga diarahkan untuk menjadi agen perubahan yang mampu menularkan nilai-nilai anti-kekerasan di lingkungan sekitarnya.(red)
0 Response to "Siswa SMAN 9 Manado Didorong Jadi Agen Perubahan Lewat Edukasi Anti Kekerasan"
Posting Komentar