-->

Figur Pemersatu yang Terus Rawat Kerukunan Antar Umat Beragama di Kota Manado

Figur Pemersatu yang Terus Rawat Kerukunan Antar Umat Beragama di Kota Manado

Hi. Salahudin

MANADO
– Di tengah derasnya arus informasi di era digital, peran tokoh masyarakat dalam menjaga persatuan dan kerukunan menjadi semakin penting. Salah satu figur yang konsisten menyuarakan perdamaian dan persaudaraan di Kota Manado adalah Haji Salahudin, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Manado.


Haji Salahudin dikenal sebagai tokoh yang aktif membangun komunikasi lintas agama, suku, dan ras. Melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, ia terus mengajak masyarakat untuk memperkuat silaturahmi serta menjaga nilai-nilai toleransi yang selama ini menjadi identitas Sulawesi Utara.


Komitmen tersebut kembali terlihat menyusul munculnya sejumlah pemberitaan dan informasi hoaks yang berpotensi mengganggu kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan isu-isu sensitif yang dapat memicu perpecahan.


Haji Salahudin menegaskan bahwa hoaks merupakan salah satu ancaman nyata terhadap keharmonisan sosial. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.


"Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita jaga persaudaraan, karena kerukunan yang telah terbangun selama ini merupakan aset berharga bagi Sulawesi Utara," ujarnya.


Sebagai pemimpin KKSS Kota Manado, Haji Salahudin juga terus mendorong terciptanya ruang dialog yang sehat antar kelompok masyarakat. Ia meyakini bahwa perbedaan agama, suku, dan budaya bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama.


Berbagai kalangan menilai Haji Salahudin sebagai sosok yang konsisten merawat nilai-nilai kebhinekaan. Di saat berbagai isu berpotensi memecah belah masyarakat, ia memilih mengedepankan pendekatan persuasif, silaturahmi, dan komunikasi yang menyejukkan.


Baginya, menjaga kerukunan bukan hanya tugas pemerintah atau tokoh agama semata, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat saling menghormati dan menghargai perbedaan, Sulawesi Utara diyakini akan tetap menjadi salah satu daerah yang dikenal dengan kehidupan masyarakatnya yang harmonis dan penuh toleransi.


Haji Salahudin menjadi salah satu figur yang terus mengingatkan pentingnya persatuan, menolak segala bentuk hoaks, serta memperkuat hubungan antar umat beragama, suku, dan ras demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.(eka)

0 Response to "Figur Pemersatu yang Terus Rawat Kerukunan Antar Umat Beragama di Kota Manado"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel