PETI Kuasai Kebun Raya Megawati, OK alias OPI Diduga Tak Tersentuh Negara Diuji

Foto:Ist
MITRA – Sulawesi Utara – Negara kembali dipertanyakan kehadirannya. Kebun Raya Megawati Soekarnoputri, kawasan konservasi yang seharusnya dijaga ketat, kini dilaporkan luluh lantak akibat tambang emas ilegal (PETI) yang diduga beroperasi bebas dan sistematis di wilayah Nibong, perbatasan Minahasa Tenggara (MITRA) dan Bolaang Mongondow Timur (BOLTIM).
Nama OK alias OPI mencuat sebagai pihak yang diduga masih aktif menjalankan PETI, meski kawasan tersebut masuk wilayah lindung. Fakta di lapangan memperlihatkan alat berat, lubang tambang, dan kerusakan ekologis serius, namun penegakan hukum nyaris nihil.
Kondisi ini memicu kecurigaan publik atas pembiaran terstruktur. Pasalnya, PETI di kawasan konservasi adalah kejahatan berat, bukan pelanggaran ringan. Namun hingga kini, tidak ada penutupan total, tidak ada tersangka, dan tidak ada transparansi penanganan.
Situasi makin mencekam setelah terjadi insiden penembakan di sekitar lokasi Nibong beberapa hari lalu. Insiden ini menjadi sinyal bahaya bahwa PETI telah berkembang menjadi ancaman keamanan nasional, bukan sekadar persoalan lingkungan. Namun lagi-lagi, APH dinilai diam.
Padahal secara hukum, aktivitas ini jelas-jelas melanggar:
UU No. 3 Tahun 2020 (Minerba) Pasal 158 – penambangan tanpa izin (pidana hingga 5 tahun, denda Rp100 miliar).
UU No. 32 Tahun 2009 (Lingkungan Hidup) Pasal 98–99 – perusakan lingkungan berat.
KUHP – perusakan, pembiaran, dan potensi tindak pidana lanjutan.
Sorotan tajam kini mengarah ke Pemkab Minahasa Tenggara dan Polres setempat. Publik mempertanyakan, mengapa PETI bisa bertahan lama di kawasan lindung tanpa tindakan tegas? Jika hukum ditegakkan secara normal, mustahil aktivitas ilegal ini berjalan mulus.
Masyarakat sipil, aktivis lingkungan, dan tokoh lokal kini mendesak Mabes Polri turun langsung, membentuk tim khusus, mengusut dugaan keterlibatan oknum, serta menangkap OK alias OPI dan jaringan PETI lainnya. Selain itu, penutupan permanen seluruh aktivitas PETI di Kebun Raya Megawati Soekarnoputri dan Nibong dinilai harga mati.
Kasus ini bukan hanya tentang tambang ilegal. Ini tentang apakah negara masih berdaulat di wilayahnya sendiri, atau justru kalah oleh mafia PETI yang merusak lingkungan, memicu kekerasan, dan mengancam masa depan.(ayi)
0 Response to "PETI Kuasai Kebun Raya Megawati, OK alias OPI Diduga Tak Tersentuh Negara Diuji"
Posting Komentar