Bukan Cuma Bicara Proyek! Rapat RIRU Sulut 2026 Justru Sorot Mimpi Anak Muda Hingga Nasib Nelayan
![]() |
| Foto:Ist |
MANADO - Duduk dalam Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026, para kepala daerah se-Sulut diajak meresapi satu hal: investasi itu bukan sekadar target bisnis. Lebih dari itu, ada denyut keseharian masyarakat yang sering luput dari angka-angka.
Atas arahan Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling, Wagub Viktor Mailangkay ikut dalam pertemuan yangberlangsung serius tapi hangat.
Tak hanya membahas strategi menarik modal besar, diskusi menyentuh soal harapan anak-anak muda yang ingin berkarya di kampung halaman, tak perlu merantau ke pulau lain.
Ada pula kisah nelayan yang hanya ingin hasil lautnya dihargai lebih adil. Cerita petani yang bermimpi kebunnya tak cuma menjual bahan mentah, tapi memberi nilai tambah untuk kesejahteraan keluarganya.
"Itulah makna sebenarnya dari investasi. Bukan angka atau laporan. Tapi bagaimana pemerintah hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit rakyatnya sendiri," ujar salah satu peserta mewakili semangat pertemuan.
Karena itu, para kepala daerah sepakat tak cukup hanya bangga mempromosikan keindahan Sulut.
Daerah ini harus benar-benar disiapkan berkembang. Pelayanan publik harus simpel, cepat, dan bersih. Teknologi mesti menjadi alat bantu, bukan sumber kerumitan baru.
Keyakinan pun menguat. Sulawesi Utara punya laut melimpah, tanah subur, dan masyarakat yang pekerja keras. Tinggal satu kunci: serius mengelola semua itu secara kolektif.
Harapan besar dibawa pulang dari rapat ini. Wagub menegaskan agar langkah hari ini benar-benar membuka lapangan kerja, menguatkan ekonomi rakyat, dan menanamkan keyakinan pada generasi muda masa depan cerah bisa dibangun di tanah sendiri, tanpa harus pergi jauh dari rumah.(ayi)

0 Response to "Bukan Cuma Bicara Proyek! Rapat RIRU Sulut 2026 Justru Sorot Mimpi Anak Muda Hingga Nasib Nelayan"
Posting Komentar