Dicatut Pakai Nama Projamin, Deddy Rundengan: “Jangan Bawa-bawa LSM yang Belum Ada Pengurusnya di Sulut”

Deddy Rundengan
MITRA — Aktivis masyarakat lingkar tambang Ratatotok, Deddy Rundengan, angkat bicara terkait munculnya pemberitaan yang menyeret namanya dengan tudingan menerima atau mengatur aliran dana dari pengusaha tambang untuk kepentingan media maupun sejumlah lembaga swadaya masyarakat.
Deddy menilai narasi yang dibangun dalam pemberitaan tersebut terkesan dipaksakan dan tidak disertai dasar yang jelas.
Ia bahkan mempertanyakan penggunaan nama LSM PROJAMIN dalam pemberitaan yang menurutnya justru menimbulkan kejanggalan baru.
“Yang saya heran, kenapa tiba-tiba membawa nama Projamin seolah-olah sudah ada struktur resmi di Sulawesi Utara maupun Bolmong. Setelah saya cek langsung ke pusat, ternyata belum ada kepengurusan resmi di daerah ini,” ujar Deddy Rundengan kepada wartawan, Senin malam.
Menurut Deddy, dirinya langsung melakukan komunikasi dengan Ketua Umum DPP PROJAMIN guna memastikan legalitas organisasi yang disebut-sebut dalam pemberitaan tersebut.
Dari hasil komunikasi itu, ia mengaku mendapat penjelasan bahwa hingga saat ini belum pernah diterbitkan mandat resmi kepengurusan PROJAMIN untuk wilayah Sulawesi Utara maupun Bolaang Mongondow Raya.
Karena itu, Deddy menyebut pihak-pihak yang mengatasnamakan PROJAMIN untuk melontarkan ancaman pelaporan ataupun membangun opini liar harus mampu menunjukkan legalitas organisasi secara terbuka kepada publik.
“Jangan sampai masyarakat digiring oleh opini yang seolah-olah resmi, padahal struktur organisasinya sendiri belum ada. Itu yang saya sayangkan,” katanya.
Deddy juga membantah keras tudingan bahwa dirinya menjadi pihak yang memegang ataupun mengatur dana dari pengusaha tambang ilegal untuk kepentingan tertentu.
“Sampai hari ini saya tidak pernah menerima, mengelola, ataupun mendistribusikan dana seperti yang dituduhkan. Tuduhan seperti itu harus dibuktikan, jangan hanya membangun framing,” tegasnya.
Menariknya, di tengah polemik tersebut, Deddy mengaku justru mendapat komunikasi langsung dari jajaran pusat PROJAMIN terkait rencana pembentukan kepengurusan resmi di Sulawesi Utara.
Bahkan, menurut pengakuannya, DPP PROJAMIN membuka peluang memberikan mandat kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut di tingkat provinsi.
“Lucunya, di saat ada yang mengatasnamakan Projamin menyerang saya, justru dari DPP pusat sedang membahas kemungkinan pemberian mandat kepada saya untuk membentuk dan memimpin PROJAMIN Sulut secara resmi,” ujar Deddy.
Pernyataan itu sekaligus memunculkan tanda tanya besar mengenai pihak yang selama ini membawa nama PROJAMIN dalam berbagai narasi pemberitaan maupun ancaman pelaporan hukum di wilayah Sulawesi Utara.(ayi*)
0 Response to "Dicatut Pakai Nama Projamin, Deddy Rundengan: “Jangan Bawa-bawa LSM yang Belum Ada Pengurusnya di Sulut”"
Posting Komentar