Investasi Minahasa Utara Tembus Rp779 Miliar dari PMDN dan PMA di Awal 2026
![]() |
| Foto (Ist) |
MINUT – Realisasi investasi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, pada Triwulan I tahun 2026 mencapai Rp779 miliar. Angka ini mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi sekaligus kepercayaan investor terhadap daerah tersebut.
Capaian tersebut berasal dari kontribusi penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA), yang tersebar di sejumlah sektor strategis.
Sektor pariwisata, properti, serta perdagangan dan jasa menjadi penyumbang utama dalam realisasi investasi awal tahun ini. Selain itu, pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan ekonomi turut mendorong masuknya modal ke wilayah Minut.
Pemerintah daerah dinilai terus melakukan pembenahan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat proses perizinan melalui pelayanan terpadu satu pintu, sehingga memudahkan investor dalam menjalankan usaha.
Upaya tersebut berdampak pada meningkatnya minat investasi, seiring dengan posisi Minahasa Utara yang strategis sebagai daerah penyangga Kota Manado.
Capaian di Triwulan I ini juga menjadi indikator awal untuk mengejar target investasi sepanjang tahun 2026. Pemerintah daerah optimistis realisasi investasi akan terus bertumbuh seiring dengan berbagai program pembangunan yang sedang berjalan.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih perlu diantisipasi, seperti dinamika ekonomi global dan kesiapan infrastruktur pendukung di daerah.
Kepala DPMPTSP Minut, Richard Dondokambey, mengungkapkan bahwa total ada 530 proyek yang sedang berjalan, terdiri dari 437 proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 93 proyek Penanaman Modal Asing (PMA).
”Laju investasi ini juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. Hingga Maret 2026, sebanyak 773 pekerja telah terserap, dengan komposisi 474 Tenaga Kerja Indonesia dan 299 Tenaga Kerja Asing,” ujar Richard pada Selasa (5/4/2026).
Dengan realisasi mencapai Rp779 miliar di awal tahun, Minahasa Utara menunjukkan potensi kuat sebagai salah satu daerah tujuan investasi di Sulawesi Utara, sekaligus membuka peluang peningkatan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat.(ayi*)

0 Response to "Investasi Minahasa Utara Tembus Rp779 Miliar dari PMDN dan PMA di Awal 2026"
Posting Komentar