-->
Didorong Dr Joune Ganda, Delegasi Minut Tembus Level Nasional, Ona Djangoan Rebut Kursi Strategis di Kongres Koalisi Perempuan Indonesia

Didorong Dr Joune Ganda, Delegasi Minut Tembus Level Nasional, Ona Djangoan Rebut Kursi Strategis di Kongres Koalisi Perempuan Indonesia

 

Foto:Ist

Jakarta – Delegasi Kabupaten Minahasa Utara (Minut) mencuri perhatian dalam Kongres Nasional VI Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 9–12 April 2026.


Di tengah tema besar “Perempuan Memimpin Keadilan Transformatif dan Ekologis”, nama Minut tak sekadar hadir sebagai peserta. Delegasi yang dipimpin Dr Ona Djangoan,MSi justru berhasil menembus posisi strategis di tingkat nasional.


Ona Djangoan resmi terpilih sebagai Ketua Presidium sektor perempuan pesisir dan nelayan posisi penting yang selama ini jarang diisi oleh representasi daerah berbasis kepulauan.


Prestasi dan keberhasilan ini tak lepas dari dukungan Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda, SE, MAP, MM, MSi., yang dinilai memberi perhatian serius baik materil dan moril terhadap penguatan peran perempuan, khususnya dari wilayah pesisir.


Dimana dalam banyak forum nasional, kehadiran delegasi daerah kerap berakhir sebagai formalitas. Namun, Minut menunjukkan pendekatan berbeda.


Dan di balik haru biru terpilihnya Dr. Ona Djangoan yang disertasinya mengkaji konstruksi perempuan Suku Bajo dalam pembangunan berbasis kepulauan satu nama tak henti disebut dengan penuh hormat Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda., Faktanya, dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara, hanya Minahasa Utara yang mengirimkan delegasi resmi perempuannya ke kongres nasional ini. Para delegasi, termasuk Rusni Doda (perwakilan Minut), mengungkapkan bahwa tanpa intervensi dan "keberpihakan gender" dari Bupati Joune Ganda, mustahil marwah perempuan Sulut terdengar di tingkat nasional.


"Pak Bupati bukan saja cerdas dan ganteng, tapi beliau punya sense of crisis tingkat dewa. Beliau paham, jika tidak ada dukungan moril dan materil, suara perempuan pesisir dan nelayan akan lenyap. Beliau satu-satunya pemimpin di Sulut yang bertindak nyata, bukan sekadar wacana, " ujar Rusni Doda dengan mata berkaca-kaca.


Dukungan dari pemerintah daerah menjadi faktor penting. Dr Joune Ganda tidak hanya memfasilitasi keberangkatan, tetapi juga memastikan kesiapan delegasi secara substansi dan jejaring.


Dorongan ini memperlihatkan komitmen terhadap isu kesetaraan gender yang tidak berhenti pada program administratif, melainkan mendorong keterwakilan nyata di tingkat nasional.


Dampak strategis keberhasilan delegasi Minut tentu membawa sejumlah efek penting seperti penguatan isu pesisir di mana Perempuan nelayan kini memiliki akses lebih langsung dalam forum pengambilan kebijakan nasional.


Dukungan aktif pemerintah daerah terbukti mampu meningkatkan posisi tawar delegasi Minut Sulawesi Utara, dari sekadar partisipan, kini masuk dalam lingkaran mempengaruhi kebijakan berbasis gender.


Keikutsertaan Minahasa Utara dalam kongres ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya soal program, tetapi juga tentang strategi menghadirkan representasi berupa keputusan.


Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa daerah mampu bersaing di level nasional ketika ada kombinasi antara kapasitas sumber daya manusia dan dukungan kebijakan yang terarah dalam hal ini pemerintah.


Kongres nasional KPI IV ini juga melahirkan Linarti dari Jawa Barat sebagai Sekjen KPI periode 2026-2031.(ayi*)

0 Response to "Didorong Dr Joune Ganda, Delegasi Minut Tembus Level Nasional, Ona Djangoan Rebut Kursi Strategis di Kongres Koalisi Perempuan Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel