-->

Isu “Gubernur Absen di Miangas” Diserang Balik, ARMAK: Ada Operasi Selamatkan Jabatan Jelang Rolling!

Isu “Gubernur Absen di Miangas” Diserang Balik, ARMAK: Ada Operasi Selamatkan Jabatan Jelang Rolling!

Foto:Ist

MANADO
- Polemik absennya Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Miangas, berbalik arah.


Ketua ARMAK, Calvin Castro, menyebut isu tersebut bukan sekadar kesalahpahaman, melainkan bagian dari skenario yang sengaja dibuat dan dimainkan segelintir orang.


Padahal, Calvin menegaskan, ketidakhadiran gubernur sudah jelas berdasarkan instruksi Sekretariat Kabinet Teddy Indrawijaya agar kepala daerah dan Forkopimda tetap berada di Manado. Namun, fakta itu justru terus digiring menjadi narasi yang seolah-olah terjadi keretakan hubungan antara gubernur dan presiden.


“Kalau ini murni soal kehadiran, harusnya selesai. Tapi ini terus dipelintir. Artinya, ada kepentingan yang sedang bermain dibelakang ini semua,” kata Calvin, Selasa (12/5/2026).


Ia menduga, isu tersebut sengaja dihembuskan untuk mengaburkan agenda besar di lingkup Pemerintah Provinsi Sulut, yakni rencana akan menggelar rolling pejabat, termasuk posisi strategis di level eselon tinggi.


Menurutnya, ada dugaan sejumlah oknum pejabat ikut bermain dalam skenario tersebut demi mengamankan posisi mereka.


“Saya amati ini bukan kebetulan. Karena ada yang sengaja menciptakan kegaduhan untuk menutupi agenda rolling. Tujuannya jelas, supaya jabatan mereka tidak tersentuh,” tegasnya.


Calvin bahkan menyebut pola gerakan oknum-oknum itu sudah terdeteksi. Ia mengingatkan, praktik “main dua kaki” di tubuh pemerintahan bukan lagi hal yang tersembunyi.


“Jangan merasa aman. Gerak-gerik sudah terbaca. Ini bukan isu biasa, ini permainan yang sudah masuk radar,” ujarnya.


Lebih jauh, ia memastikan Gubernur YSK telah mengantongi peta loyalitas pejabat di lingkungan Pemprov.


Dengan latar belakang dan basis intelijen yang dimiliki, menurut Calvin, gubernur sudah mengetahui siapa saja yang benar-benar bekerja untuk kepentingan daerah dan siapa yang membawa agenda lain.


“Nama-nama itu sudah ada. Sudah masuk daftar pantau, bahkan kategori waspada. Tinggal menunggu waktu,” katanya.


Calvin juga mengingatkan agar dinamika ini tidak sampai mengorbankan kader-kader potensial yang memiliki integritas dan komitmen membangun Sulawesi Utara.


“Jangan sampai orang-orang yang tulus dan punya kapasitas justru terhalang karena ulah segelintir pejabat yang memecah soliditas. Ini soal masa depan daerah,” tambahnya.


Ia pun menutup dengan peringatan keras: momentum pembenahan birokrasi akan menjadi ujian bagi siapa yang benar-benar loyal dan siapa yang selama ini hanya bermain aman.


“Kalau masih ada yang coba-coba bermain dua kaki, siap-siap saja. Karena radar sudah aktif, dan semua sedang dipantau,” pungkasnya.(*ayi)

0 Response to "Isu “Gubernur Absen di Miangas” Diserang Balik, ARMAK: Ada Operasi Selamatkan Jabatan Jelang Rolling!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel