Retaknya "Tim Solid" YSK Di Saat Gubernur Teriak Integritas, Diduga Orang Dekatnya Lebih Asyik Hitung-hitungan Kue Kekuasaan

Foto:Ist
MANADO – Sudah menjadi rahasia umum kurang lebih satu tahun Yulius Selvanus Komaling (YSK) memimpin Sulawesi Utara, berbagai program pembangunan yang digadang-gadang belum menunjukkan hasil signifikan.
Di tengah semangat Gubernur yang terus mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat daerah untuk bekerja sungguh-sungguh melayani masyarakat, justru persoalan internal di lingkaran kekuasaan menjadi duri dalam daging dam terkesan sibuk dengan membagi kue kekuasaan.
Dalam setiap kesempatan, YSK tak henti-hentinya mewanti-wanti jajarannya agar mengutamakan kepentingan rakyat dan pembangunan Bumi Nyiur Melambai.
Namun di balik gigihnya sang Gubernur, sejumlah pihak yang berada paling dekat dengannya justru dinilai sibuk mengurus kepentingan pribadi.
“Pak Gubernur sudah bolak-balik mengingatkan soal integritas, tapi orang-orang di sekitarnya sepertali. Mereka lebih sibuk mengisi kantong sendiri daripada menjalankan tugas pembangunan,” ujar seorang sumber internal yang enggan disebut identitasnya.
Akibatnya, banyak program strategis tersendat. Alokasi anggaran yang seharusnya mengalir ke infrastruktur, pendidikan, dan layanan publik justru diduga bocor ke proyek-proyek yang menguntungkan segelintir orang dekat kuasa.
Masyarakat Sulut mulai kehilangan kesabaran. Mereka mempertanyakan komitmen perubahan yang dulu digaungkan YSK.
“Kami lihat gubernurnya kerja keras, tapi timnya malah menghambat. Hasilnya ya nihil. Jangan sampai rakyat jadi korban ulah orang-orang yang hanya cari untung,” keluh seorang tokoh masyarakat Manado.
Pengamat politik menilai, satu tahun adalah waktu yang cukup untuk menunjukkan kinerja nyata. Jika persoalan internal terus dibiarkan, bukan hanya nama baik Gubernur yang tercemar, melainkan seluruh program pembangunan Sulut yang bakal terhambat.
“Pesan Gubernur YSK sudah jelas dan tegas. Namun tanpa eksekusi di lapangan, tanpa pembenahan di lingkaran dalam, maka semua hanya akan jadi slogan. Rakyat butuh bukti, bukan sekadar imbauan,” ujar pengamat tersebut.
Saat ini, masyarakat butuh langkah tegas dan kongrit dari Gubernur terkait dugaan pembiaran perilaku 'orang-orang dekatnya'. Apakah YSK akan berani membersihkan lingkarannya sendiri, atau justru terus dibiarkan sehingga satu tahun lagi hanya cerita pembangunan yang tertunda.(ayi)
0 Response to "Retaknya "Tim Solid" YSK Di Saat Gubernur Teriak Integritas, Diduga Orang Dekatnya Lebih Asyik Hitung-hitungan Kue Kekuasaan"
Posting Komentar