-->

Prabowo Pilih Minut, Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi Pertama di Sulut

Prabowo Pilih Minut, Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi Pertama di Sulut

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di kawasan Alun-alun dan Hutan Kenangan, Minggu (31/5/2026).


MINUT
– Kabupaten Minahasa Utara kembali mencuri perhatian pemerintah pusat. Daerah yang dipimpin Bupati Joune Ganda itu ditetapkan sebagai satu-satunya wilayah di Sulawesi Utara yang akan membangun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) melalui skema pembangunan baru dari tahap awal atau greenfield project, bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.


Kepastian tersebut mengemuka saat Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Gogot Suharwoto, melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di kawasan Alun-alun dan Hutan Kenangan, Minggu (31/5/2026).


Dalam kunjungan tersebut, rombongan pemerintah pusat turut didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Mereka meninjau kesiapan lahan yang nantinya menjadi lokasi pembangunan kompleks pendidikan terpadu berskala nasional tersebut.


Menurut pemerintah pusat, Sulawesi Utara memperoleh dua alokasi program SNT. Namun hanya Minahasa Utara yang mendapatkan kesempatan membangun fasilitas pendidikan itu dari nol, sementara lokasi lainnya menggunakan konsep pengembangan sekolah yang telah ada. Secara nasional, program ini tergolong eksklusif karena hanya dialokasikan pada puluhan titik terpilih di seluruh Indonesia.


Berbeda dengan sekolah unggulan pada umumnya, Sekolah Nasional Terintegrasi dirancang sebagai kawasan pendidikan modern yang menggabungkan jenjang SD, SMP hingga SMA dalam satu lingkungan belajar terpadu. Konsep pembelajaran akan mengadopsi pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics) yang ditunjang fasilitas teknologi pendidikan, laboratorium modern, pusat pembelajaran terpadu, hingga sarana olahraga berstandar tinggi.


Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara telah menyiapkan lahan seluas lebih dari 13 hektare di kawasan strategis yang dinilai memenuhi syarat untuk pengembangan pusat pendidikan masa depan. Pemerintah pusat menegaskan kesiapan lahan dan legalitas menjadi faktor utama dalam penentuan daerah penerima program. Setelah seluruh persyaratan administratif tuntas, pembangunan fisik akan didukung penuh melalui anggaran pemerintah pusat.


Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay menyambut positif keputusan tersebut. Menurutnya, kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi peluang besar untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara serta membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda daerah.


Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, Minahasa Utara tidak hanya menjadi lokasi pembangunan sekolah unggulan nasional pertama di Sulawesi Utara, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu pusat lahirnya generasi penerus bangsa yang dipersiapkan menghadapi tantangan global di masa mendatang.(***)



0 Response to "Prabowo Pilih Minut, Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi Pertama di Sulut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel